Mencoba mengatur detak jantung yang makin beritme cepat. Menarik nafas untuk sedikit menyeimbangkan memberi rasa rileks, sambil terus pelan memacu sepeda motor menuju rumahmu. Hari ini mungkin hari yang amat ku tunggu - tunggu 5 bulan yang lalu, ketika saat itu ingin sekali aku bertemu untuk menyelesaikan masalah kita. Tapi tidak untuk sekarang, meski tak bisa dipungkiri. Perasaanku masih belum bisa menyembunyikan betapa senangnya aku hari ini, karena akan bertemu denganmu, setelah hampir setahun tak bertemu, bahkan 2 bulan terakhir tanpa komunikasi.
'Assalamu'aikum...' ucapku memberi salam.
'Hloo...kok tambah kurus...' protes kakakmu padaku.
'hehe...iya mas, baru sakit lagi kemaren...' jawabku.
'owalaaaah...sana masuk dulu' lanjut kakakmu.
Jaga image. Itu yang kulakukan waktu itu. Jaga image untuk sebisa mungkin tidak menanyakan dimana keberadaanmu. Sambil mata terus menyisir setiap sudut ruangan. Tak lama setelah aku duduk, aku dengar tawa yang sudah tak asing lagi. Iya. Itu tawa khasmu.
Kau keluar dan menghampiriki, mencubit pipimu, sambil bertanya 'apa kabar ??'
Astagaaaa..akhirnya setelah setahun tak melihatmu, akhirnya bisa juga ku lihat dengan nyata sosokmu.
'baik...' jawabku
tapi dalam hati 'aku amat sangat tidak baik, setelah kita memutuskan untuk berpisah'