Minggu, 16 Desember 2012

"Lima Sentimeter"

ingat kata - kata ini


"semua mimpi-mimpi kamu , cita-cita kamu , keyakinan kamu , apa yg kamu mau kejar , taruh disini , di depan kening . biarkan dia menggantung , mengambang , 5 centimeter di depan kening kamu"


atau kata - kata ini 

"Dan biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu.. Dan sehabis itu yang kamu perlu cuma :

Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas,lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja,dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,Serta mulut yang akan selalu berdoa.... Percaya pada 5 centimeter didepan kening kamu"

Untuk yang udah nonton 5 CM atau membaca novel 5 CM pasti kenal dengan kata-kata diatas tadi. Iyaaa !!! Film yang disutradarai Rizal Mantovani ini berhasil menarik perhatian banyak remaja di Indonesia. Film yang tayang perdana di Bioskop pada tanggal 121212 ini mengisahkan tentang persahabatan 5 anak manusia yang sudah terjalin selama kurang lebih 10 tahun. 

Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah) dan Ian (Igor Saykoji). Pada suatu hari mereka berlima merasa 'jenuh' dengan jalinan persahabatan mereka dan akhirnya memutuskan berpisah untuk sementara waktu. Kelimanya tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.


Selama tiga bulan itu, mereka saling berbenah diri dan fokus untuk menggapai visi serta misi masing-masing meskipun kerinduan selalu menghiasi kehidupan Genta, Arial, Zafran, Riani serta Ian. Setelah tiga bulan berlalu, mereka berlimapun bertemu kembali dan merayakan pertemuan dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan.

Tidak tanggung-tanggung, Genta mengajak teman-temannya ke puncak tertinggi Jawa yaitu Mahameru, puncak dari gunung Semeru. Bagi Genta, perjalanan tersebut akan sangat berkesan dan tidak bisa terlupakan seumur hidup oleh teman-teman dekatnya. Tentunya pendakian tersebut tidaklah mudah lantaran minimnya pengalaman mereka dan beratnya medan yang harus dihadapi.

5 Cm adalah film hasil adaptasi novel laris karya Donny Dhirgantoro, yang sampai bulan Desember 2012 telah memasuki cetakan ke 25. Kisah 5 Cm terinspirasi dari kisah nyata dimana setiap tanggal 17 Agustus di sebagian besar puncak gunung di Indonesia sering diadakan upacara bendera untuk memperingati hari kemerdekaan. Sesuai dengan novelnya, proses syuting film ini juga dilakukan di lokasi yang sama yaitu Mahameru. 


Film ini bener-bener RECOMMENDED, film ini mengisahkan tentang keteguhan hati untuk menggapai mimpi. Ketika semua boleh bermimpi, setelah bermimpi kita tinggal mempercayai bahwa mimpi-mimpi itu akan terwujud, tanpa lupa diiringi do'a dan usaha keras...

Kalian mesti nonton sama sahabat-sahabat kalian, supaya makin berasa betapa berartinya persahabatan kalian selama ini :)


-miss you 'genk'-


_acs kost_


'mico-mici'

Senin, 17 September 2012

1 tahun yang ku tunggu !

Mencoba mengatur detak jantung yang makin beritme cepat. Menarik nafas untuk sedikit menyeimbangkan memberi rasa rileks, sambil terus pelan memacu sepeda motor menuju rumahmu. Hari ini mungkin hari yang amat ku tunggu - tunggu 5 bulan yang lalu, ketika saat itu ingin sekali aku bertemu untuk menyelesaikan masalah kita. Tapi tidak untuk sekarang, meski tak bisa dipungkiri. Perasaanku masih belum bisa menyembunyikan betapa senangnya aku hari ini, karena akan bertemu denganmu, setelah hampir setahun tak bertemu, bahkan 2 bulan terakhir tanpa komunikasi.

'Assalamu'aikum...' ucapku memberi salam.
'Hloo...kok tambah kurus...' protes kakakmu padaku.
'hehe...iya mas, baru sakit lagi kemaren...' jawabku.
'owalaaaah...sana masuk dulu' lanjut kakakmu.

Jaga image. Itu yang kulakukan waktu itu. Jaga image untuk sebisa mungkin tidak menanyakan dimana keberadaanmu. Sambil mata terus menyisir setiap sudut ruangan. Tak lama setelah aku duduk, aku dengar tawa yang sudah tak asing lagi. Iya. Itu tawa khasmu.

Kau keluar dan menghampiriki, mencubit pipimu, sambil bertanya 'apa kabar ??'
Astagaaaa..akhirnya setelah setahun tak melihatmu, akhirnya bisa juga ku lihat dengan nyata sosokmu.
'baik...' jawabku

tapi dalam hati 'aku amat sangat tidak baik, setelah kita memutuskan untuk berpisah'


Sabtu, 21 Juli 2012

21 !!

22 juli 2012, tepat 21 tahun. Terimakasih untukmu Allah SWT, karena sampai hari ini aku masih bisa merasakan usia 21. Semoga di usia yang makin berkurang ini, makin barokah, bisa berguna untuk semua, terutama untuk kedua orangtua dan keluarga.

Tahun lalu ada yang masih telpon ngucapin met ulangtahun yang kedua puluh. Sekarang baru krasa kangenya.. Apa kabar kamu ?? :)

Tak banyak do'a untuk tahun ini yaa Allah. Dan Kau pasti tahu yang jadi prioritas di tahun ini. Semoga :)

Terimakasiih temen - temen, makasiih ibu dan keluargaku
makasiih GENK !!! miss u all so much ..
makasih anak2 aCs :)
makasih mico mici, makasiih ima udh ingetin bt sholat semalem :)
makasiiih temen2 ikm :)
makasiih temen fb n twitter :)
moga- moga do'a kalian dihijabah Allah SWT ...

mmm...brasa artis kalii yaaa :):):)

Makasiih semuanyaaaaaaaaa :)|
sayaaaaaaaaaaaaaaaaaaanggggggggggggggggggggg kaliaaaan semuaaaaaaaaaaaaaaa :):):)

Rabu, 04 Juli 2012

Maling Cerdas tapi Kere !!

Sebelumnya maaf dulu, judul postingnya terlalu kasar. Hari ini. Hari Rabu, 04 Juli 2012, tepatnya tadi pagi kostku kedatangan 'tamu tak diundang' ...

sii Maling Kere yang masuk tanpa permisi lewat jendela. Dan malem itu emang semua serba kebetulan. Kejadian antara pukul 2 pagi sampe 3 pagi. Padahal jam 2 pagi masih ada temen kost yang baru selese belajar, karena kebetulan bertepatan sama minggu ujian (UAS), dan bahkan jam 3 pagi itu udah ada temen kost yang bangun bt sholat sama belajar. Entah dengan cara apa si maling cerdas tapi kere ini bisa leluasa mboyong 2 laptop, tas punggung yang baru aja dilepas harganya, duit didompet di 2 kamar yang berbeda, flasdisk isi file skripsi, bahkan handuk yang ada digantungan pun ikut raib !!!SUNGGUH ... ini maling terlampaui KERE, bt beli handuk aja dia mesti dapat dengan cara yang nggak halal menurutku.

Sekali lagi, kalo dilihat dari cara sii maling mboyong sih keliatannya cerdas, bersih bener nii maling kerjanya, tapi yaa itu kok kere banget, handuk udah kepake aje diboyong juga, saking butuhnya mungkin yaa... Semoga bisa jadi berkah bt sii maling,,moga-moga cepet2 dapat cahaya Illahi sii maling, dan nggak gitu lagi deh sama mahasiswa.

Harusnya jangan maling barang mahasiswa, kita aja sebagian besar duit masing 'nyadong' sama ortu, kok yaa tega gitu nyolong barang mahasiswa... ckkckckckc
Semoga cepet2 dapet pencerahan lah... 

WASPADA sama pencurian yaa pokoknya :) 


Senin, 02 Juli 2012

HBD Ibu !!!:*

Hari ini tepat 56 tahun usia ibu, kata orang ulangtahun adalah hal yang tidak semestinya di rayakan, tapi adalah hal yang semestinya direnungkan, karena ketika kita berulang tahun itu berarti jatah hidup kita didunia semakin berkurang. Karena katanya setiap manusia sudah memiliki jatah hidup masing-masing di dunia.

Benar mungkin kata orang. Tapi merayakan itu bisa juga diartikan sebagai rasa syukur kita terhadap Tuhan, karena hingga hari dimana kita dilahirkan sudah begitu banyak rahmat Tuhan yang Dia limpahkan kepada kita.

Hari ini ibu ulangtahun, do'aku masih sama seperti tahun-tahun lalu, bahkan masih sama dengan yang aku minta usai sholat yaitu semoga Tuhan selalu melimpahkan rahmat 'sehat' untuk ibu.

Kenapa tidak meminta umur panjang ?

Bukan, bukan aku tak ingin ibu berumur panjang, tapi apa guna umur panjang, kalau tidak ada kesehatan yang mendampingi, karena dengan 'sehat' kita dapat memiliki umur panjang.

Satu do'aku untuk ibu yang sampai saat ini masih dalam proses oleh Tuhan, Tuhan tahu itu, semoga Dia segera mengijabah do'a itu ...

Selamat ulangtahun ibuku sayangg, semoga slalu mendapatkan kelimpahan rahmat sehat dari Tuhan. (Amin Yaa Robbal'alamin...)

My Lovely Women :*


Senin, 18 Juni 2012

Masih dirasa Begitu Mahalkah Biaya Kesehatan ?



Saya bukanlah orang yang pandai menulis sesuatu, menulis hanya saya jadikan sebagai kegiatan iseng disela aktifitas kuliah saya yang kadang terlalu membuat saya penat. Hari ini saya ingin menuliskan tentang ‘masih dirasa begitu mahalkan biaya kesehatan’. Saya seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Semarang, kebetulan jurusan yang saya ambil adalah kesehatan masyarakat. Sebelum saya memulai tulisan saya, terlebih dahulu saya perkenalkan jurusan yang saya ambil.

Kesehatan masyarakat ??Masih begitu asingkah jurusan tersebut untuk kalian ??Seringkali saya jumpai orang, dimanapun itu, entah bis ataupun tempat umum, ketika mereka menanyakan ‘kuliah jurusan apa mb ??’, kemudian saya jawab ‘kesmas ( kesehatan masyarakat ) pak/bu/mas/mb..’, kebanyakan dari mereka akan meneruskan dengan kata – kata ‘ oohh..jadi dokter yaa…??’.

Kesehatan Masyarakat berbeda dengan dokter, bidan, perawat, ahli gizi ataupun analis kesehatan. Cara gampangnya adalah, kami para calon S.KM – Sarjana Kesehatan Masyarakat ( Amin…. J ) menjaga agar para masyarakat yang masih sehat agar tidak sakit, dan mereka yang telah sembuh dari sakit tidak jatuh sakit kembali. Meski sakit kadang tidak bisa dihindari, tapi paling tidak mengurangi frekuensi atau intensitas akan sakit. Itu cara kasar ketika saya harus menjelaskan secara singkat kepada orang yang saya temui. Jadi, peran kami disini jelas berbeda dengan dokter, dokter lebih ke tindakan kuratif dan rehabilitative , atau lebih kami kenal dengan sebutan pengobatan dan pemulihan, sedangkan kami lebih kepada tindakan preventif dan promotif, atau yang lebih dikenal dengan pencegahan dan promosi, promosi agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, karena bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati ?

Lebih luas sebenarnya apa itu kesehatan masyarakat, karena kami pun mahasiswa dan mahasiswi yang kuliah dijurusan tersebut, akan dibagi lagi menjadi berbagai sub bidang ilmu, mungkin kalo dalam ilmu kedokteran seperti spesialis kali yaa. Ada sub bidang ilmu, epidemiologi, biostatistika, administrasi kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan lingsayangan, kesehatan kerja, dan satu lagi saya lupa :D:D, I’m so sorry .
Cukup saya perkenalkan sekilas tentang apa itu kesehatan masyarakat, lain kali akan saya jelaskan lebih panjang lagi dan lebih rinci. Sekarangg balik ke judul kami lagi tentang ‘masih dirasa begitu mahalkan biaya kesehatan’

Tepat seminggu yang lalu, tetangga rumah meninggal dunia. Seorang ibu dengan usia sekitar 40 tahun, sudah hampir 1 tahun mungkin, ibu tersebut terbaring ditempat tidur dan hampir setengah tahun melakukan segala aktifitasnya di atas ranjang. Padahal masih belum terlalu tua untuk ukuran dia harus melakukan segala aktifitas di atas ranjang. Kabar yang ada di tempat saya adalah si ibu menderita stroke ringan awalnya sampai akhirnya stroke berat. Ketika pulang kemarin, saya iseng bertanya pada ibu saya, tentang penanganan atau pengobatan yang dilakukan oleh keluarga si ibu itu. Yaa, seperti biasa hampir setiap hal yang terjadi dirumah pasti saya tanyakan pada ibu saya, ibu saya adalah sumber informasi saya tentang semua keadaan di rumah :D.

Dan keterangan yang saya dapat, ternyata sampai si ibu meninggal dunia, dia belum pernah diperiksakan ke pelayanan kesehatan. Keluarganya lebih suka membawanya ke pengobatan herbal ataupun semacam orang pintar. Ya, des saya memang sudah tidak masuk kategori primitive, tapi sebagian masih menganggap bahwa suatu penyakit ada hubunganya dengan unsur magic. Hampir setiap hal janggal selalu dikaitkan dengan magic. Kadang keluarga juga membawa si ibu ke tukang pijat, dan konon katanya keadaan ibu makin parah ketika si ibu di pijat untuk yang kedua kalinya. Entahlah, saya belum mengerti korelasi tukang pijat dengan kejadian stroke disini. Padahal, keluarga tersebut cukup mampu sebenarnya untuk membawa si ibu ke pelayanan kesehatan. Tapi, ada alasan apa dibalik itu saya juga tidak tahu dan sepertinya bukan wewenang saya untuk tahu. 

Ketika mendengar cerita itu, satu yang ada dalam pikiran saya adalah ‘masih begitu mahalkah biaya kesehatan’. Sampai – sampai seorang ibu dibiarkan terbaring dan diobati ‘seadanya’.
Miris memang ketika mendengar itu semua, tapi sejauh ini belum ada yang bisa saya lakukan. Semoga 4 atau 5 tahun lagi ada hal yang bisa saya lakukan untuk mengubah paradigma masyarakat ‘bahwa ketika biaya kesehatan dirasa mahal, mari kita terapkan azaz mencegah lebih baik daripada mengobati’

-salam-

Seperti apa dewasa itu ?

Menurut Kitab Undang - Undang Hukum Perdata (KUHP) dewasa 21 tahun, sedangkan menurut Undang - Undang Nomor 1974 tentang Perkawinan adalah 18 tahun.

Lantas bagaimana dewasa dinilai secara sifat ?

Bagaimana seseorang bisa dikatakan 'dewasa' ...

Ada yang bisa membantu menjawab .. ?

Tahun ini usiaku genap 21 tahun pada 22 juli mendatang, tapi apakah banyaknya usia bisa dijadikan parameter kedewasaan orang ?

Tentu tidak !!
Banyak mereka yang berusia banyak tapi masih ababil .. *hehehe

Dewasa itu yang seperti apa ?
Banyak pendapat yang mengatakan ..
dewasa itu ketika kita bisa menempatkan diri dimana seharusnya kita berada, disaat ada pada forum serius brarti kita juga serius, tetapi ketika kita berada di forum non-informal, kita juga harus dapat menyesuaikan diri kita ditempat tersebut ..
*ini hasil rapat bareng GENK untuk menemukan apa itu 'dewasa' .. hahaha, waktu itu kita diskusi bertiga, Nyun, Iyin, dan aku, kita diskusi via Whatsapp :D*

tapi ada juga yang berpendapat ..
dewasa itu ketika kita bisa mengendalikan emosi kita, emosi disini tidak hanya berarti sebagai marah, tapi lebih kepada emosial jiwa, seperti ini kali yaa maksudnya, ketika kita bahagia berarti tidak terlalu meluap - luap bahagianya, dan ketika kita sedih juga tidak berlarut - larut dallam kesedihan. Yaa, kalo kata bang roma si 'yang sdang-sedang' saja :D:D:D

Itu dia sedikit definisi tentang dewasa, sekali lagi dewasa itu tidak ditentukan oleh usia seseorang (menurut saya tentunya), karena menjadi dewasa itu adalah PILIHAN :)



-salam-

Tuhan, bolehkah aku terus berharap ?


Tak ada niat sedikitpun untuk slalu ingin tahu urusan nya, aku hanya suka membaca semua coretan yang memotivasi…

Coretan penuh makna yang membuat kita berpikir keras ketika membacanya..
Yaa, aku suka membaca semua tentangnya, aku suka semua hal yang dia lakukan, meski kadang itu dianggap ‘aneh’ oleh kebanyakan …

Tapi aku suka ..

Lantas apa yang bisa aku perbuat ketika sudah ku ungkapkan alasan itu ??

Sampai suatu hari tanpa sengaja aku menjumpai sebuah posting yang sedikit membuat ganjalan di otakku …
Posting di sebuah jejaraing social, tapi saat itu masih ku anggap sebagai posting ‘biasa’…ya, kenapa ‘biasa’ ??karena setiap hal yang dia posting dalam jejaring social, aku paham betul dia dedikasikan untuk siapa, dan semua coretan yang di tuangkan pun aku paham betul untuk siapa..

Hingga suatu hari aku membaca postingan yang ku anggap janggal..
Ketika waktu luangku, seperti biasa, selalu ku tengok coretan yang dia buat, dan sungguh aku tercengang !!dan memaksaku untuk menarik nafas panjang…

Tuhan tahu hal yang ku maksud itu, PASTI !!

Banyak pertanyaan di otakku, diakah yang ada di tulisan itu ?

Siapa orang beruntung itu ??

Apa masih yang dulu ??

Apa aku mengenal dekat ??

Tuhan, bolehkan aku terus berdo’a padaMU, meminta hal sama bahkan seperti beberapa tahun silam, meminta hal yang sama seperti yang dia pernah ungkapkan, meminta hal yang sama yang sudah dia tahu ..

Tuhan, masih bolehkah aku berharap akan itu ???

-salam-

Give me ‘behel’ God …


Haiiiiaaaaaah…sekarang aku mau nulis sesuatu, dari judulnya udah bisa ketebak, silakan anda lanjutkan tulisan saya .. #hloo ??:D:D

Jaman sekarang pasti udah nggak asing sama yang namanya ‘behel’, apa sih behel ?buat apa sih behel ? Behel adalah kawat yang digunakan untuk membantu meratakan gigi yang kurang rapi, fungsi behel ini yaa bikin gigi jadi rapi. Behel ini bentuknya kawat tapi yang udah dimodifikasi, supaya nggak keliatan garangnya kalo kita ketawa, kalo kawat yang bener – bener kawat tanpa modifikasi, bisa – bisa dikira limbad nanti ada kawat nyangsang di gigi.

Asli !!!aku pengen ngebehl gigi, bukan karna trend, karena sekarang yang namanya behel itu ada dari harga 6 ribu sampe 5 juta. Kebanyakan yang pake behel sekarang buat fashion, biar keliatan anak gahol. Pake behel, pake kacamata gede, rambut berponi deh, naaah lhoo..lengkaplah penampilanya kaya betty laa bencong *hahahahaha

Aku bukanlah orang yang bergigi rapi, yaa gigiku amat sangat berantakan, seperti mukaku kali yee *hahahaha… Ketika terakhir periksa gigi sekitar 7 bulan lalu ( halaaah..ini amat sangat tidak standar, harusnya periksa gigi itu 6 bulan sekali, mohon jangan dicontoh ), si dokter bilang ‘mb, giginya mb kayaknya lebih, mesti dicabut terus dirapihin’. Waktu itu aku masih menganggap itu hal yang belum begitu menganggu, jadi ku piker nanti sajalah…

Tapi makin hari makin dirasa memang ada yang nggak beres sama gigi ku, kenapa behel gigi masih begitu belum terjangkau untukku ..

Huhuhhuhuhu

-salam-

rindu ini [masih] untukkmu ...


Apa yang ingin ku tuliskan malam ini, judul sudah cukup jelas menggambarkan isi dari tulisan yang hendak ku tulis. Aku merindukanmu. Apa kabarmu hari ini ?Masihkah kamu 'sehat' ?Masihkah kamu sering mengeluh sakit ?Masihkah kamu suka bercerita tentang apa yang terjadi hari ini ?Masihkah kau mengingatku sebagai salah satu yang pernah bersamamu ?Apakah kini kau telah berdua ?

Aku merindukanmu malam ini, sungguh. Entahlah, ketika semangat serasa turun dengan cepatnya, satu hal yang ku inginkan adalah mendengar suaramu memberikan semangat padaku seperti biasa,. Meski mungkin itu menurutmu biasa, tapi itu sangat bermakna bagiku. Hal itu dapat menjadi suntikan semangat untukku.

Semoga aku tak lupa bagaimana renyahnya suaramu ketika tertawa, karena sudah terlalu lama aku tak mendengar renyah itu.Tak banyak yang bisa ku katakan disini. Aku hanya ingin kau tahu, bahwa aku masih diam - diam merindukanmu, meski kini tak pernah terucap seperti dulu.

untukmu, kakakku :)


-salam-

bukan aku tak merindukanmu ...


Sudah hampir sebulan ini kau tak pernah menyapaku via sms, bahkan sudah hampir dua bulan kau tak menelfonku. Padahal dulu, menelfon adalah hal yang hampir tiap malam kau lakukan, setelah lelah beraktifiitas seharian selalu kau sempatkan waktumu walau hanya satu jam dalam sehari sekedar untuk mengobrol denganku, meski hanya via telfon.

Dan kini hampir dua bulan aku tak mendengar suaramu, bukan aku tak ingin mendengar suaramu, bukan juga karena aku tak ingin sekedar mengirim pesan singkat untukmu, menanyakan apakah kamu sehat ?ada apa tentang hari ini ?atau sudahkah kau makan ?hal yang sama yang ku lakukan sekitar lima bulan lalu. Tapi aku memang aku mencoba untuk menepis semua keinginan itu saat ini. 

Hal yang sudah kucoba sejak tiga bulan lalu, mencoba terbiasa tanpa pesan selamat pagi darimu, tanpa pesan 'jangan lupa makan siang', tanpa pesan 'pulang kuliah jam berapa ?', tanpa pesan 'selamat istirahat, kalau belum ngantuk sms aja' dan juga mecoba terbiasa tidak mendapat telfonmu tiap malam. Dimana sering aku tinggal tidur ketika kau menelfonku, ketika aku minta kau menceritakan tentang harimu, tapi malah aku tidur tanpa pamit. Ketika kau membacakan pesan broadcast yang baru kau dapat dan seperti biasa dengan setengah sadar aku mengatakan 'aku ngantuk..' dan sejenak kau berhenti lalu berkata 'yaudah, selamat istarahat, besok kuliah pagi kan ?'. Tanpa sedikitpun nada marah darimu, dan hampir setiap malam hal itu terulang, tapi tetap kau menganggap itu sebagai sebuah maklum.

Sungguh aku sangat merindukan saat - saat itu. Aku tak menghubungimu akhir - akhir ini memang, tapi bukan berarti aku tak merindukkanmu. Karena aku tahu, merindukanmu adalah hal yang salah, hal yang tidak seharusnya ku lakukan, bahkan kita sudah pernah membahas hal itu jauh hari sebelum akhirnya kita memutuskan untuk bersama. Tapi, logika kita kalah ketika perasaan mengusai segalanya, logika kita tak cukup berdaya untuk berpikir bahwa meneruskan kebersamaan ini adalah hal sia - sia, hal percuma yang hanya akan menyakiti satu sama lain pada akhirnya. Tapi, sekali lagi logika kita terlalu lemah untuk bisa berpikir hal demikian pada saat itu.

Dan yang aku khawatirkan pun terjadi kini, kau memutuskan untuk mengakhiri semuanya, pelan tapi pasti kau mulai jarang menghubungi, jarang menelfonku, sampai akhirnya akupun lelah berusaha untuk tetap meyakinkanmu. Saat itu bahkan sekarang masih banyak pertanyaan di otakku, apa yang selama ini kau katakan benar - benar serius ?Apa alasan yang membuatmu mengambil keputusan ini benar ?Atau kau selama ini hanya ingin 'bermain-main' denganku ?

Entah kapan semua pertanyaaku dapat terjawab, atau mungkin takkan pernah bisa kau jawab. Baik -baik kamu disana kakakku, jaga kesehatan, semoga slalu dalam lindungan Tuhan :)

-salam-


Andai kau bukan kakakku ...



Masih ingat betul aku bagaimana kita berjumpa dulu, pertemuan yang amat singkat tapi meninggalkan arti untukku. Pagi itu kau mengunjungi rumah saudaramu, dan disanalah kita bertemu. Aku yang masih asik memainkan hape tak terlalu mempedulikan kehadiranmu waktu itu, karena ku pikir, bukan denganku kau berkepentingan. Sampai akhirnya kau mengulurkan tangan mengajakku berjabat tangan. Tak ada kata perkenalan waktu, karena secara tidak langsung aku telah mengenalmu, mengenalmu sebagai salah satu dari saudaraku.


Sampai hari itu berakhir, dan tak pernah ada lagi perjumpaan setelah itu, bahkan tanpa sapaan sedikitpun, seperti halnya menanyakan kabar pada saudara.

Tujuh bulan setelah kunjungan itu, aku melihat nick mu di sebuah jejaring sosial, karena aku merasa saudaramu maka penting bagiku untuk sekedar mengirim permintaan pertemanan. Tak ada maksud apapun waktu itu, hanya sekedar ingin menyambung tali silaturahmi dengan 'saudara'. Bahkan setelah kau mengiyakan permintaan pertemananku tak ada pesan tanda terimakasih ataupun sekedar menyapa. Never mind...

Suatu saat ketika ku posting di jejaring sosial, dan kau berkomentar pada posting ku itu, disinilah semua dimulai. Makin hari, makin intensif kau menanyakan kabarku meski hanya via dunia maya, karena waktu itu nomer hape belum sama - sama kita miliki.

Setiap posting yang kurikim pasti selalu ada namamu di list komentar, awalnya aku masih menganggap biasa, kau berkomentar dan aku membalas, sama seperti yang aku lakukan pada komentar - komentar lain yang mampir dipostingku. Dan tanpa ku sadari aku juga makin intensif berkomentar pada posting yang kau kirim di jejaring sosial. Hingga suatu saat ketika dalam beberapa waktu kau tidak muncul, dan aku mulai merindukan komentar - komentarmu yang slalu kau selipkan canda di dalamnya.

Pelan tapi pasti kurasakan makin ada yang aneh ketika dalam beberapa waktu kau menghilang, dan itu membuatku sedikit merasa kehilangan. Mungkin tanpa kita sadari candaan menghinbur yang slalu kita selipkan didalam komentar kita membuat kita merindukan satu sama lain. Makin hari makin ku rasakan rindu itu, sampai puncaknya aku ingin bertemu denganmu untuk sekedar mengobrol tentang hal yang sering kita perbincangkan di dunia maya.

Senyum simpul selalu ada di sudut bibirku ketika aku membaca satu per satu posting yang ada namamu dalam posting itu. Iyaa, satu persatu dari awal komentarmu bahkan. Aku sering melakukan hal itu ketika aku merasa benar - benar merindukan saat awal kita bertegur sapa. Meski mungkin sampai saat ini kau tak pernah menyadari hal itu, bahwa aku telah lama merindukanmu.

Khayal yang makin hari makin melambung, dan ketika waktu itu datang, persis seperti yang pernah ku khayalkan, mengobrol denganmu, bercanda, dan sekedar melepas rasa rindu menumpuk yang diam - diam ku simpan untukmu. Meski tak pernah terucap saat itu. 

Kadang aku aneh dengan diriku sendiri, kenapa aku bisa begitu galau ketika kau tidak menyapaku, ketika kau tidak mengunjungiku, ketika kau tidak mengajakku pergi, dan malah kau memilih untuk pergi tanpa berkawan. Padahal saat itu aku bukan siapa - siapa, dan aku yakin kau juga hanya menganggapku sebagai saudara saat itu, karena waktu itu kau masih berdua.

Mungkin sampai saat ini kaupun tidak pernah tau, betapa dulu aku suka diam - diam menumpuk rindu untukmu. Berharap kau juga melakukan hal yang sama yang aku lakukan padamu. Tapi saat itu aku sadar betul, semua yang kulakukan hanya sebelah tangan, karena tidak mungkin kau menganggapku lebih dari sekedar saudara. Dan kau tetap saudaraku yang tersayang :)


-salam-


kau, impian yang telah jadi kenanganku ...


Entah dari mana akan ku mulai cerita ini. Terlalu banyak hal tentangmu dan terlalu panjang tentu ketika harus kutuliskan semua disini. Kamu ?kamu adalah sosok yang menyenangkan bagiku, kamu adalah penyemangatku, tanpa kamu tahu tentunya, karena aku gemar sekali menjadi secret admirer, hehehehe. Tapi, kamu juga jauh untuk ku raih sepertinya, atau hanya karena aku tak punya usaha apapun untuk meraihmu. Aku hanya bisa melihatmu dari jauh, memperhatikanmu, meski mungkin kau anggap itu semua sebagai angin lalu. Aku tak dibayar, aku melakukan itu karena diam - diam mengagumimu. Ditengah banyaknya pengagummu, aku tetap disini menunggu, walau aku tahu kaupun pasti tak pernah merasa aku tunggu, karena aku tahu kau pun sedang menunggu seseorang yang sangat kau harapkan.

Aku dan kamu dalam posisi yang sama sebetulnya, sama - sama mencintai dalam diam, berusaha menjadi sosok yang slalu ada, padahal 'dia' nya kita tak pernah tahu itu.

Dalam diam terus ku coba untuk menunggumu, menunggu semoga kau melihatku suatu saat nanti, melihatku bahwa aku tak pernah meninggalkanmu kapanpun itu, melihatku bahwa aku slalu ingin membantumu ketika suatu saat kau merasa berat memikul semua beban sendiri, melihatku menjadi sosok yang bisa dijadikan tempat untuk berbagi, meski hanya sekedar sahabat awalnya, melihatku seperti aku melihatmu dari dulu hingga saat ini.

Aku tahu masih banyak list masa depan yang ingin kau raih, dan tak ada yang bisa ku perbuat disini, aku hanya bisa berharap semoga Tuhan mendengar semua do'a dan melihat semua usahamu saat ini, sehingga semua pencapaian yang telah kau tuliskan dalam buku terget hidupmu bisa kau raih satu per satu. Aku yakin kau adalah orang yang gigih, orang yang ulet, dan orang yang tak mudah menyerah untuk mewujudkan semuanya.

Banyak hal positif yang bisa kulihat darimu, meski kadang banyak teman - temanku yang tak setuju dengan semua hal positif yang aku ungkapkan tentangmu. Tapi, memang itu yang kulihat darimu, aku jadikan itu semua motivasi, meski tak bisa jadi sepertimu, tapi paling tidak aku bisa menjadi diriku sendiri yang semakin hari semakin baik (semoga). Banyak hal positif bukan berarti aku tak tahu negatifmu, aku tahu, bahkan aku telah menyadari sejak lama, tapi entah mengapa slalu ada kata 'maklum' untuk semua hal itu. Apa ini yang dinamakan cinta buta ?entahlah, tapi sejauh ini aku masih bisa menerima semua hal yang ku anggap menjadi kekuranganmu, mungkin suatu saat nanti, hal itu bisa kulengkapi sehingga tak menjadi kekurangan lagi bagimu.

kamu, jangan pernah merasa sendiri, karena aku takkan pernah membiarkanmu sendiri dalam sepi, membeku dalam bisu, meski kau tak pernah melihatku :)

untukmu inspiratorku :)

-salam-

Setengah Perjalanan Rindu ke Jogja


Aku lupa kapan waktu itu tepatnya aku dibuat galau oleh jogja. Bukan karena sesuatu genting terjadi disana, tapi karena lebih orang yang kusayangi sedang ada disana. Dan itu adalah hal yang amat sangat menggembirakan, meski butuh 3 jam untuk sampai di kota pelajar, tapi bukan hal yang sulit untukku, yang lebih adalah ijin yang harus ku sampaikan pada ibuku, karena tak mungkin aku pergi kesana tanpa seijin orangtuaku, ibuku khususnya.

Ku putar otak, bahkan sampai kuperas semua kemampuuan yang masih mungkin ku peras dari otakku, tapi tak kunjung ku temui ide apapun, meski mungkin saat aku mengutarakan alasan sesungguhnya ibuku akan lebih legowo untuk mengijinkan, tapi itu sepertinya tidak mungkin. Ku ambil hapeku dimeja, dan mulai ku cari salah satu nomer hape yang ada di phonebookku. Yaa..Nia, dia adalah salah satu sahabatku sejak dari SMA, yang kini sedang kuliah dijogja. Tanpa harus aku bercerita panjang, Nia tahu betul apa yang ingin ku ceritakan kepadanya, yaa, sebelas duabelas dengan dukun yang mampu mengetahui isi hati seseorang sebelum orang tersebut mengungkapkan. Hehehe, mungkin bukan karena Nia sakti, tapi karena dia sudah hafal betul dengan semua ceritaku :D.

Aha !!!inilah sahabat, slalu membantu menyelesaikan masalah yang mungkin tidak dapat kita selesaikan sendiri. Akhirnya ku dapatkan ide bagaimana ijin kepada ibuku, dan alasan ku ke jogja agar tidak terlalu tertebak bahwa aku ingin bertemu denganmu saat itu. Yaa !!!sudah bukan barang rahasia, kalau wanita itu amat sangat memiliki gengsi tinggi. Karena belum juga kau menunjukkan tanda - tanda ingin berjumpa denganku, padahal saat itu aku menunggumu untuk sekedar mengatakan bahwa kau juga ingin bertemu denganku.

--pesan siang yang kau kirim--

from : aya
'aku sudah dijogja ayy..'

rep : Alhamdulillah, oke !met kerja..

from : aya
'oke'



Huh !!begitulah setiap kali kau mengirimkan pesan singkat padaku, entah sadar atau tidak, pesan singkatmu teramat singkat bagi seseorang dengan predikat 'Long Distance Relationship'. Bahkan sampai sore kau tak kunjung mengirimkan pesan lagi untukku, malah kau sibuk posting di jejaring sosialmu.Sampai malam tiba dan benar - benar membuatku galau, karena tak kunjung kau menelfonku bahkan mengirimkan pesan untukkupun tidak.

Sampai akhirnya aku dan Nia menemukan ide untuk memancingmu, agar kau mengatakan hal yang ku inginkan. Sedikit kebohongan, dengan harapan dapat membuahkan hasil. Setelah ku peroleh ijin dari ibuku. Kumulai dengan alasan tugas kuliah, setelah panjang lembar aku mengemukakan pendapat, tak kunjung ku dapatkan jawaban yang ku inginkan. Malah aku tercengang membaca pesan singkat darimu.

from : aya
'hahaha, aku tahu, kamu cuma pengen ketemu aku kan, tapi kamu nggak punya alasan yang tepat, jadi pake acara tugas kuliah di jogja'

Aku hanya diam, dan akhirnya ku putuskan untuk pergi tidur, karena sudah tak ada kata yang bisa ku jadikan alibi untuk menutupi rasa maluku, karena kau berhasil membaca maksud dan tujuanku mengirim pesan itu.

Pagi itu, akhirnya ku putuskan untuk pulang ke rumah, dan melupakan sejenak tentang keinginanku bertemu denganmu dijogja.

hari keduamu dijogja ...

from : aya
'hari ini aku free, baru ada kerjaan besok, kalau mau main hari ini aja'

rep : enggalah, nggak jadi.

Padahal sudah ku minta kau pulang sebentar, karena pulang kerumah untuk sekedar bertemu denganku tidak membutuhkan waktu lama, hanya dua jam dari jogja, tapi dengan dalih pekerjaan kau mengabaikan permintaanku.Hah !!baiklah...

hari ketigamu dijogja...

Pagi itu aku bangun dengan perasaan galau, tawaranmu untuk menemuimu dijogja sangat mengangguku. Hampir dua jam aku duduk berpikir, bagaimana sebaiknya. Akhirnya kuputuskan untuk menemuimu. Pukul 09.00 ku putuskan pergi ke jogja, belum terlalu siang pikirku, jadi sebelum petang aku bisa kembali lagi ke rumah, tanpa membuatmu ibuku curiga dan memberondongku dengan banyak pertanyaan, ketika aku sampai larut petang.

Dan yang lucu adalah, hari itu aku tak memastikan apakah kau ada waktu hari itu, karena kau orang yang sok sibuk tentang pekerjaan, itu kadang membuatku sedikit muak denganmu. Ku kirim pesan, ketika bis sudah melaju cukup jauh dari tempat aku naik tadi.

'aku jadi ke jogja, jam 1 mungkin aku sampai, kita ketemu di coffe shop tempatmu menginap'

Satu jam berlalu, belum juga kudapati notification pesan darimu. Satu setengah jam akhirnya ku dapati pesan darimu.

from : aya
'hah !!maaf ayy, hari ini aku ada kerjaan, mungkin sampai larut malam, setelah itu aku harus pulang, kenapa nggak kemarn aja ??maaf...kamu naik apa ?ati2 yaa pulangnya'

Hah !!!TERIMAKASIH kakak, batinku. Tanpa pikir panjang, aku minta untuk pak supir menghentikan bis ditempat itu juga, aku turun dengan perasaan amat sangat dongkol dan ingin terus menertawakan kebodohanku ini, dan ini tepat setengah perjalanan rinduku untukmu.

Untukmu, kakakku :)

-salam-

Minggu, 17 Juni 2012

Angkring, I'm in Love

*cerpen milik seorang sahabat : Tika laras Kinanti-RIP*

Perasaan nggak karuan sedang dirasakan sama rasty, anak ABG yang baru kelas 1 SMU. Pasalnya, sekarang doi lagi jalan bareng keliling kompleks ama Dony, cowok kuliahan yang udah lama ditaksir. Mereka berdua tetanggaan oleh karena itu, sebagai sahabat lama, karena itulah doi selalu mengurungkan niatnya untuk mengungkapkan perasaannya. Ia takut kalau Dony tahu, malah hubungan mereka jadi jauh dan nggak bisa ngobrol, jalan bareng seperti saat ini.

“ abis ujian ya Don ? “

Rasty membuka pembicaraan. Dasar nggak sopan santun, meskipun usia Dony 3 tahun lebih tua darinya tapi dia tidak pernah memanggil dengan sebutan kakak, mas, ataupun abang.

“ Kok senyum – senyum sendiri sich ?!...Aneh “

“ Kamu tuh yang aneh..” Dony masih nyengir – nyengir sendiri.

“ kamu tuh dari dulu nggak sopan ama aku. Aku kan lebih tua dari kamu, jadi mustinya kamu manggil aku kakak….Nggak langsung nama…”

“ Idiiiiiih… Lha kok PeDe ??..Nggak enak ah. Kan kata orang-orang umur nggak menjadi masalah dalam berhubungan. Jadi nggak usah ngeliatin mana yang lebih tua, mana yang lebih muda..”

“ Berhubungan ?” Dony agak aneh mendengar kata – kata Rasty barusan.

(‘Ooooopss……Rasty keceplosan nih….Mustinya, aku nggak mengeluarkan kata – kata itu. Duh, Dony curiga nggak ya…??’) Batin Rasty.

“ Eh…Nggak, gini loh kita kan selama ini temenan, ya bener donk kalo kita berhubungan….Sahabatan maksudku…”

“ Oh… “ Dony mengangguk – angguk sambil memegangi jenggot pendeknya, yang membuat doi jadi maskulin banget.

Perasaan sedikit kecewa merasuki hati Dony. Dia berharap berhubungan yang Rasty maksud adalah hubungan sebagai sepasang kekasih. Dengan begitu, ia akan tahu bahwa Rasty juga sebenarnya menyukainya.
Yupz !! Dony ternayta juga suka pada Rasty udah lama. Tapi, sama kayak Rasty, dia takut untuk menyatakan perasaan. Dia takut, kalau rasty tidak mempunyai perasaan yang sama kayak dia. Donypun memutuskan untuk menyimpan saja perasaanya, sampai dia tahu bahwa Rasty juga menyukainya.

“ Kamu udah semesteran Ras ? “

“ Udaaah…Udah lega banget sekarang. Eh, tadi aku Tanya belum dijawab.. “

“ Yang mana ?Ohya, aku udah ujian. Lega juga, sama kayak kamu. Sekarang aku libur sebulan..”

“ Wow…Lama banget ?...Asyik tuh…”

“ Yaiyalah…Uhm, gimana Ras, udah enam bulan kamu hidup di sekolah barumu, ada cowok ganteng yang nyantol nggak ?”

“ Biasa aja…Cowok – cowok disekolahku biasa – biasa aja. Nggak ada yang istimewa “

“ Kalo kamu Don ? Ada cewek cantik nggak di Solo ? “

Yaph !!Dony kuliah di salah satu universitas swasta di Solo. Dan itu yang membuat Rasty sering kangen pada Dony, karena Dony jarang banget pulang ke kotanya.

“ Ada… “

DEG…Hati Rasty tersentak mendengar jawaban Dony tadi. Dia tahu sekarang, bahwa Dony udah punya cewek impian di Solo, atau bahkan cewek itu sudah menjadi pacarnya. Pikiran Rasty meledak – ledak, tapi berusaha rileks mendengar jawaban Dony.

“ Wez…Sapa tuh ? Cerita donk …”

“ Uhm, kita ketemu dua minggu yang lau. Tepat malem minggu. “

(‘ Ohh my God…Kenapa begini ? Kenapa Dony cerita cewek lain di hadapanku ? Kenapa dia tega ama aku ?....Lagian, kenapa aku musti nanya- nanya kayak tadi ke dia….Uuurggggghhhh…pengen nagis deh….’) Rengek Rasty di dalam hati.

“ Trus….? “ Rasty mencoba tegar.

“ Waktu itu, aku lagi bĂȘte banget di kos-kosan. Lagian, aku juga laper. So, kuputuskan untuk pergi ke waring angkring di sebrang jalan kosanku. Karna malas jalan kaki, aku naik sepeda punya temen. “

“ Sendiri….? “ rasty memotong.

“  Yaiyalah…Kalo nggak, mana mungkin aku ketemu trus kenalan ma dia… “

“ Jadi kamuu kenalan diman … ?”

“ Makanya dengerin donk…!” Dony memasang tampang galak.

“ Iya…iya…terusin deh.. “

“ Trus aku nyampe di warung angring langgananku. Aku ngambil sebungkus nasi ama satu kepala ayam. Waktu aku makan, dia dating. Dia juga makan di warung angring itu. Aku baru sadar kalo tadi waktu naik sepeda, aku juga udah ketemu dia jalan searah ama aku. Keliatanya dia abis pergi belanja di Mall deh. Soalnya, dia bawa barang dibungkus plastic kresek banyak banget. “

“ Oh…jadi kalian ketemu di angkringan ?”

“ Ya gitu deh…” Dony mengangkat satu alisnya.

“ Uhm, jadi kayak judul film nih ?!...ANGKRING I’M IN LOVE..? “ Rasty ngeledek dengan perasaan Be Te.

“ Ya nggak gitu – gitu amat sich… “

(‘ What????...Seonggok warung angkring, yang lampunya remang – remang, bahkan ukurannya nggak lebih dari 2x2x2 m ?! Bisa sebagai tempat, sebagai saksi tumbuhnya benih – benih cinta antara dua insane ?!...Sebel ‘) Rasty ngedumel sendiri sambil memasang tampang cemberutnya, dengan PeDenya, nggak merhatiin Dony yang dari tadi ngeliatin dia.

“ Kamu kenapa Ras ? Sakit ? “

“ Ah…Engga kok…Trus ? “

“ Trus, dia ngeliatin aku gitu. Sambil senyum – senyum pula. Karna diliatin terus, aku juga jadi berkeinginan buat ngebales tatapan dan senyumannya…”

“ Pasti cantik banget ya ? gadis banget ya ? “

“ Hm…dengerin dulu donk…jangan ngasih komentar dulu…komentarnya nanti aja kalo aku udah selese cerita. “

“ Yaudaaaah…”

“ Aku balik senyum ama dia. Dan dia ngomong, ‘Cowok ganteng, makan yang banyak biar gemuk….” Aku Cuma jawab ‘ Ya..mas…’, trus….”

“ Mas ???kok mas sich ??” Rasty memotong lagi.

“ Diem dulu…!!!”

“ Huh…!! “

“ Trus dia ngedeketin aku gitu, dia duduk di sebelahku dan dia ngajak kenalan ama aku…Dia mengulurkan tangannya dan…’Namaku Brenda…Jangan panggil aku mas lagi yah ! Masa cantik gini dipanggil mas, nggak lucu deh boo…panggila aja Brenda..’ gitu…”

“ %~0…??? “

“ Hehe… Bingung yaa ?? “

“ Iya… “

“ Dia, si Brenda cewek jadi – jadian yang cantik…hahaha…trus, abis itu aku langsung bayar dan pulang deh…. “

“ Whaat ??Jadi dari tadi kamu cerita panjang lebar, Cuma nyeritain kisahmu ketemu ama seorang banci ?? “

“ Iya…hehehe..Lucu ya… ? “

“ Hmmm…Lumayan…. “

Fiuh….Akhirnya, lega juga hati Rasty. Nggak separah yang dia bayangkan dan pikirkan. Hanya seorang banci. Dan nggak mungkin banget untuk Dony . Ah, Dony rupanya Cuma bercanda. Dia nggak serius kalau ada cewek cantik yang memikat hatinya di Solo. Leganya…

“ Udah sore nih, aku pulang dulu ya ! Besok kalo ada waktu aku kesini lagi… “

“ Ya…hati – hati ya.. “

“ Siiip…Muach….”

(‘ andai kamu tahu Ras, cuma kau yang tercantik di hati aku. Cuma kamu yang bisa menarik perhatianku. Kamu adalah segalanya, aku nggak bakalan ngegantiin posisi kamu di hati teristimewaku. Aku Cuma suka sama kamu. Aku Cuma saying dan cinta ama kamu. Huuuh, belum saatnya untuk mengatakan sebenarnya. Biarlah, kusimpan dulu perasaanku ini…’)

Dony Meleparkan kiss bye-nya.
Asty menangkap kiss-bye Donny dengan kedua tanganya dan menempelkan tanganya di dadanya…

(‘ seneng banget deh, bisa ngobrol ama kamu Don…Dony my love…’)

By : Q_N#@n Edogawa