Senin, 18 Juni 2012

Setengah Perjalanan Rindu ke Jogja


Aku lupa kapan waktu itu tepatnya aku dibuat galau oleh jogja. Bukan karena sesuatu genting terjadi disana, tapi karena lebih orang yang kusayangi sedang ada disana. Dan itu adalah hal yang amat sangat menggembirakan, meski butuh 3 jam untuk sampai di kota pelajar, tapi bukan hal yang sulit untukku, yang lebih adalah ijin yang harus ku sampaikan pada ibuku, karena tak mungkin aku pergi kesana tanpa seijin orangtuaku, ibuku khususnya.

Ku putar otak, bahkan sampai kuperas semua kemampuuan yang masih mungkin ku peras dari otakku, tapi tak kunjung ku temui ide apapun, meski mungkin saat aku mengutarakan alasan sesungguhnya ibuku akan lebih legowo untuk mengijinkan, tapi itu sepertinya tidak mungkin. Ku ambil hapeku dimeja, dan mulai ku cari salah satu nomer hape yang ada di phonebookku. Yaa..Nia, dia adalah salah satu sahabatku sejak dari SMA, yang kini sedang kuliah dijogja. Tanpa harus aku bercerita panjang, Nia tahu betul apa yang ingin ku ceritakan kepadanya, yaa, sebelas duabelas dengan dukun yang mampu mengetahui isi hati seseorang sebelum orang tersebut mengungkapkan. Hehehe, mungkin bukan karena Nia sakti, tapi karena dia sudah hafal betul dengan semua ceritaku :D.

Aha !!!inilah sahabat, slalu membantu menyelesaikan masalah yang mungkin tidak dapat kita selesaikan sendiri. Akhirnya ku dapatkan ide bagaimana ijin kepada ibuku, dan alasan ku ke jogja agar tidak terlalu tertebak bahwa aku ingin bertemu denganmu saat itu. Yaa !!!sudah bukan barang rahasia, kalau wanita itu amat sangat memiliki gengsi tinggi. Karena belum juga kau menunjukkan tanda - tanda ingin berjumpa denganku, padahal saat itu aku menunggumu untuk sekedar mengatakan bahwa kau juga ingin bertemu denganku.

--pesan siang yang kau kirim--

from : aya
'aku sudah dijogja ayy..'

rep : Alhamdulillah, oke !met kerja..

from : aya
'oke'



Huh !!begitulah setiap kali kau mengirimkan pesan singkat padaku, entah sadar atau tidak, pesan singkatmu teramat singkat bagi seseorang dengan predikat 'Long Distance Relationship'. Bahkan sampai sore kau tak kunjung mengirimkan pesan lagi untukku, malah kau sibuk posting di jejaring sosialmu.Sampai malam tiba dan benar - benar membuatku galau, karena tak kunjung kau menelfonku bahkan mengirimkan pesan untukkupun tidak.

Sampai akhirnya aku dan Nia menemukan ide untuk memancingmu, agar kau mengatakan hal yang ku inginkan. Sedikit kebohongan, dengan harapan dapat membuahkan hasil. Setelah ku peroleh ijin dari ibuku. Kumulai dengan alasan tugas kuliah, setelah panjang lembar aku mengemukakan pendapat, tak kunjung ku dapatkan jawaban yang ku inginkan. Malah aku tercengang membaca pesan singkat darimu.

from : aya
'hahaha, aku tahu, kamu cuma pengen ketemu aku kan, tapi kamu nggak punya alasan yang tepat, jadi pake acara tugas kuliah di jogja'

Aku hanya diam, dan akhirnya ku putuskan untuk pergi tidur, karena sudah tak ada kata yang bisa ku jadikan alibi untuk menutupi rasa maluku, karena kau berhasil membaca maksud dan tujuanku mengirim pesan itu.

Pagi itu, akhirnya ku putuskan untuk pulang ke rumah, dan melupakan sejenak tentang keinginanku bertemu denganmu dijogja.

hari keduamu dijogja ...

from : aya
'hari ini aku free, baru ada kerjaan besok, kalau mau main hari ini aja'

rep : enggalah, nggak jadi.

Padahal sudah ku minta kau pulang sebentar, karena pulang kerumah untuk sekedar bertemu denganku tidak membutuhkan waktu lama, hanya dua jam dari jogja, tapi dengan dalih pekerjaan kau mengabaikan permintaanku.Hah !!baiklah...

hari ketigamu dijogja...

Pagi itu aku bangun dengan perasaan galau, tawaranmu untuk menemuimu dijogja sangat mengangguku. Hampir dua jam aku duduk berpikir, bagaimana sebaiknya. Akhirnya kuputuskan untuk menemuimu. Pukul 09.00 ku putuskan pergi ke jogja, belum terlalu siang pikirku, jadi sebelum petang aku bisa kembali lagi ke rumah, tanpa membuatmu ibuku curiga dan memberondongku dengan banyak pertanyaan, ketika aku sampai larut petang.

Dan yang lucu adalah, hari itu aku tak memastikan apakah kau ada waktu hari itu, karena kau orang yang sok sibuk tentang pekerjaan, itu kadang membuatku sedikit muak denganmu. Ku kirim pesan, ketika bis sudah melaju cukup jauh dari tempat aku naik tadi.

'aku jadi ke jogja, jam 1 mungkin aku sampai, kita ketemu di coffe shop tempatmu menginap'

Satu jam berlalu, belum juga kudapati notification pesan darimu. Satu setengah jam akhirnya ku dapati pesan darimu.

from : aya
'hah !!maaf ayy, hari ini aku ada kerjaan, mungkin sampai larut malam, setelah itu aku harus pulang, kenapa nggak kemarn aja ??maaf...kamu naik apa ?ati2 yaa pulangnya'

Hah !!!TERIMAKASIH kakak, batinku. Tanpa pikir panjang, aku minta untuk pak supir menghentikan bis ditempat itu juga, aku turun dengan perasaan amat sangat dongkol dan ingin terus menertawakan kebodohanku ini, dan ini tepat setengah perjalanan rinduku untukmu.

Untukmu, kakakku :)

-salam-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar